Tuesday, 9 November 2010

Teknologi SKYACTIV Generasi Terbaru Mazda


Mazda Motor Corp.
Mesin bensin injeksi langsung, perbandingan kompresi 14,0 : 1 (kanan) dan mesin diesel (kiri)
HIROSHIMA, KOMPAS.com — Mazda hari ini memperkenalkan teknologi yang mereka sebut "SKYACTIV" generasi mendatang. Teknologi ini terdiri dari enam komponen kendaraan, yaitu mesin bensin, mesin diesel, transmisi otomatik dan manual, bodi, serta sasis.
Tertinggi & terendah
Dari seluruh teknologi tersebut, yang paling dibanggakan dan merupakan urutan pertama  adalah SKYACTIV-G, yaitu mesin bensin injeksi langsung dengan perbandingan kompresi 14,0 : 1. Mazda pun mengklaimnya sebagai mesin bensin dengan kompresi tertinggi di dunia. Hasil tes mesin ini—dipasang pada Mazda Demio (di luar Jepang disebut Mazda2)—konsumsi bahan bakarnya 30 km/liter.
Mereka juga menjelaskan, dengan perbandingan kompresi yang tinggi tersebut, efisiensi bahan bakar mesin naik sampai 15 persen, begitu juga dengan torsinya. Kendati demikian, mesin ini tetap oke digunakan untuk sehari-hari (biasanya mesin kompresi tinggi untuk balap). Torsi yang dihasilkan juga naik dan bisa diperoleh mulai dari putaran rendah sampai sedang. Untuk ini, Mazda menggunakan formasi sistem pembuangan 4-2-1. Bagian lain yang dikembangkan adalah piston berlubang dan injektor banyak lubang.
Teknologi terbaru kedua dan tidak kalah menarik adalah SKYACTIV-D, yaitu mesin diesel dengan perbandingan kompresi terendah di dunia, 14,0 : 1. Mereka menyebutkan, mesin ini menggunakan turbocharger dua tahap. Dengan perbandingan kompresi rendah, suara yang dihasilkan mesin sangat halus.
Kendati demikian, mesin tetap responsif dari putaran rendah sampai tinggi. Malah, torsi yang dihasilkan bertambah dan diperoleh dari rentang putaran rendah sampai 5.200 rpm. Selain itu, menurut Mazda, mesin ini sudah memenuhi standar emisi Euro6.
Transmisi & sasis
Untuk transmisi, Mazda menyebutkan teknologi baru SKYACTIV-Drive. Transmisi otomatik generasi terbaru ini sangat efisien dan mampu menggabungkan semua kelebihan transmisi otomatik konvensional, CVT, dan transmisi kopling ganda.
Untuk transmisi manual, pembaruan membuat gerakan perpindahan gigi jadi lebih cepat dan mudah. Ukuran transmisi makin kecil karena strukturnya diperbaiki.
Beralih ke bodi, Mazda menyebut SKYACTIV-BODY. Bodi ini lebih ringan 8 persen dibandingkan sebelumnya, tetapi juga makin kokoh. Kemampuan menahan tabrakan diklaim makin mantap. Hal itu diperoleh karena setiap bagian rangka dibuat dengan struktur lurus.
Bicara soal sasis, ada SKYACTIV-Chassis. Pengembangannya difokuskan untuk  menurunkan bobot dan membuat pengendalian makin mantap. Pengembangan lain adalah strut depan dan suspensi multi-link dengan bobot makin ringan, tetapi dengan kekuatan yang bertambah (seluruh sasis lebih ringan 14 persen dari Mazda lama).

Produk pertama Mazda yang akan menggunakan teknologi SKYACTIV generasi terbaru ini adalah Demio. Produk tersebut akan dipasarkan di Jepang pada awal semester pertama 2011.  
Tentang pengembangan teknologi ini, Takashi Yamanouchi, Representative Director, Chairman of the Board, President & CEO Mazda, mengatakan, "Mazda sedang memperbarui seluruh mesin, transmisi, dan platform jajaran produk. Mazda juga mengubah proses produksi, mulai dari riset dan pengembangan, sampai ke produksi massal. Kami harus melakukan inovasi teknologi di seluruh area."
Mazda menyebut rencana ini sebagai strategi ambisius!      
Penulis: ZBJ
Editor: Zulkifli BJ

No comments:

Post a Comment